Pendahuluan
Saya memilih menanam kangkung karena menurut saya tanaman ini cepat tumbuh dan mudah dirawat. Proyek ini saya lakukan tidak hanya untuk tugas, tapi juga sebagai bagian dari pembelajaran iman Katolik, supaya saya bisa lebih menghargai ciptaan Tuhan, bahkan dari hal-hal kecil seperti menanam sayur kangkung.
Proses menanam
Hari pertama:
Pada hari pertama saya menanam menggunakan pot dan wadah sebagai tempat untuk menaruh tanah. Sesudah itu saya menaburkan benih kangkung dan menutup kembali benih itu dengan tanah subur yang diberikan guru saya. Kemudian saya menyiramnya.
Masa menunggu dan perawatan awal:
Saya menyiram tanaman saya setiap hari. Pada hari kedua belum ada tanda-tanda pertumbuhan. Pada hari ketiga tumbuh tunas dan beberapa daun kecil di permukaan. Saya senang karena mulai ada tanda-tanda pertumbuhan. Disini kesabaran saya mulai diuji, saya harus bersabar menunggu tanaman kangkung saya mulai tumbuh tinggi.
Masa pemeliharaan:
Pada hari keempat dan seterusnya saya terus bersabar menunggu tanaman saya tumbuh tinggi sambil terus menyirami dan memberi sedikit pupuk dengan rutin. sampai hari ke-18 ketika sudah tinggi dan lebat tanaman saya hilang. Hati saya sedih dan merasa perjuangan sia sia. Meski begitu saya tidak menyerah untuk mengerjakan proyek ini, saya menanam kembali kangkung baru bersama bersama teman saya.
Tantangan dan hambatan
1. Saya membutuhkan kedisiplinan untuk menyiram tanaman secara rutin.
2. Pada hari ke 18 saya kehilangan tanaman saya sehingga saya kesulitan mengerjakan proyek ini.
Pelajaran yang bisa diambil
1. Kedisiplinan
2. Kesabaran
3. Rasa bersyukur
Refleksi iman Katolik
1. Penciptaan dan Anugrah:
Kejadian 1:12
"Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik."
-Dari ayat ini saya belajar bahwa pertumbuhan tanaman saya adalah kehendak Tuhan. Saya hanya perlu merawatnya.
2. Pertumbuhan dan kesabaran
Mazmur 126:5
"Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai."
-Dari ayat ini saya belajar bahwa dengan bekerja keras dan bersabar maka saya akan mendapatkan hasil yang baik. Mungkin saya masih kurang bekerja keras.
3. Pemeliharaan dan tanggung jawab
Kejadian 2:15
"TUHAN ALLAH mengambil manusia itu dan menempatkannnya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu."
-Dari ayat ini saya belajar bahwa Tuhan mempercayakan tanaman ciptaannya untuk kita kelola dan pelihara dengan penuh kasih sayang.
Penutup
Dari kegiatan menanam ini saya mendapat banyak pelajaran seperti mengasihi sesama makhluk hidup, bersyukur pada Tuhan, bertanggung jawab dalam merawat alam. Saya juga sekarang mulai mengerti bahwa untuk mendapatkan makanan seperti sayur kangkung kita harus bekerja keras terlebih dahulu. Saya juga belajar untuk semakin sabar dalam menghadapi sesuatu. Semoga pelajaran penting ini dapat saya bawa ke masa depan saya nanti.
Doa Syukurku pada Tuhan
"Ya Tuhan Allah sumber segala kehidupan, terima kasih atas alam yang Engkau ciptakan bagi kehidupan manusia ciptaanmu. Sekarang kami mengerti bahwa engkau telah mempercayakan bumi yang Engkau ciptakan ini kepada kami. Kami juga semakin belajar bahwa kami perlu senantiasa bersabar dan bersyukur kepadamu atas segala sesuatu yang Engkau berikan kepada kami. Oleh sebab itu ya Tuhan, bantu dan sertailah kami dalam menjaga dan merawat lingkungan alam yang indah ini dengan penuh cinta kasih dan perhatian. Amin.
Komentar
Posting Komentar